Aku dan Batik


Aku dan Batik

Membentuk pola berulang pada kain, namun pola berulang ini begitu indah. Awalnya rumit, namun lama-kelamaan menjadi mudah dan seru, pola yang kebanyakan terdiri dari garis bergelombang yang membentuk corak khas dan unik dari setiap daerah asalnya, batik—begitulah masyarakat menyebutnya. Keunikannya bertambah karena proses pembuatan pola yang menggunakan canting berisikan malam atau zat lilin. Itulah yang dialami oleh pembawa suatu acara di salah satu stasiun televisi swasta saat pengalaman pertamanya berbatik. Mataku terpana, kagum akan batik dan seninya. Kukira membuat batik itu mudah, tapi ternyata banyak teknik yang digunakan saat berbatik itu—berdasarkan acara yang ku tonton..

Proses membuat batik itu lama—kata seorang teman, inilah yang memberikan nilai tambahan dari batik itu sendiri. Sungguh seni yang begitu berarti. Aku mulai jatuh cinta pada batik saat itu. Aku bisa melihat keindahan di balik pola berulang itu. Bagiku, batik itu bisa menggambarkan corak kehidupan beserta makhluknya melalui setiap pola dan warnanya. Dan bagiku, mengenakan batik merupakan pertanda bahwa kita cinta budaya indonesia.

Aku senang sekali mengenakan pakaian batik. Corak dan warnanya begitu menarik, membuat ku lebih merasa nyaman dan percaya diri. Aku sangat senang ketika hari jum’at dijadikan hari berbatik dikampusku. Aku bisa memakai dan menunjukkan berbagai batik yang aku miliki. Ada yang warna coklat, hijau, hitam, bahkan merah muda. Tidak hanya bajuku—baju pergi hingga baju tidur yang terdapat corak batik, namun juga kain panjang yang biasa digunakan sebagai kain penggendong bayi bahkan selimut. Terdapat juga seprai bermotif batik. Orang tuaku juga penggemar batik, terutama papaku. Papaku sangat menyukai batik, bahkan ia sampai memesan bahan batik Jogja untuk dibuat sebagai baju dinasnya.

Saat ini, aku ingin menambah koleksi batikku. Aku bisa mendapatkan batik dari orang tuaku bahkan saudaraku, bukan minta dibelikan tapi meminta baju batik yang sudah tidak muat bagi mereka. Selain itu, aku juga bisa mendapatkan batik dengan cara berbelanja di toko batik ataupun butik batik. Di daerahku ada pasar yang letaknya dekat stasiun di kotaku, di sanalah aku juga biasa berbelanja pakaian batik ataupun benda dengan corak batik lainnya.

Namun rasa malas berjalan jauh terkadang menghalangiku untuk berbelanja batik, hingga pada suatu hari ketika aku sedang online mencari gambar batik, kutemukan situs-situs yang menjual batik online. Wah bagus-bagus banget pakaiannya—tentu baju itu menjadi bagus karena corak batik yang ada disana. Pikiranku melayang melihat katalog di situs online tersebut, namun sayangnya harganya masih relatif mahal untuk gadis seumuranku, jadi kuputuskan untuk mengurung niatku membeli batik online dan menabung hingga ku bisa mendapatkan pakaian itu.

Saat ini, pembuatan batikbanyak menggunakan mesin yang canggih. Menurutku, ini mengurangi seni dan nilai dari batik itu sendiri. Sentuhan tangan, pewarnaan dengan canting, waktu yang lama untuk pembuatannya, dan kecermatan pembuatnya lah yang memberikan keunikan pada batik itu sendiri, betapa batik itu sulit dibuat hingga memberikan perasaan bangga saat memakainya, perasaan puas saat batik itu selesai dibuat, hingga kealamian batik itu sendiri menjadi berkurang bahkan hilang jika pembuatannya dengan mesin. Selain itu, pola pikir anak muda sekarang yang merasa batik itu kuno membuat mereka meninggalkannya, padahal  tanpa mereka sadari kekunoannya itu adalah kunci seni dan keindahannya.

Aku khawatir jika pemikiran itu tak dihilangkan,batik tak kan ada lagi di masa depan. Tak ada lagi yang bisa membuat batik secara alami, semuanya tergantikan oleh mesin. Jika mesin itu hancur, maka tak ada lagi batik. Oleh karena itu, aku ingin menjadi seseorang yang bisa melestarikan batik, bisa mengajarkan anak cucuku kelak tentang pembuatan batik, dan menjadikan manusia bukan hanya sebagai konsumen batik, melainkan juga produsennya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s