Utsman bin Affan


Utsman bin Affan lahir 6 tahun setelah Tahun Gajah, tepatnya pada 47 sebelum Hijriah. Usianya 6 tahun lebih muda daripada Rasulullah SAW. Ia dilahirkan di Taif, daerah yang paling subur di kawasan Hijaz.Selayaknya anak-anak Jazirah lainnya, Utsman bin Affan tumbuh dalam lingkungan budaya-budaya & kehidupan masyarakatnya yang diliputi kebodohan & dan kesesatan. Jalan hidupnya mulai berubah ketika rongga dadanya tiba-tiba disesaki rasa cinta kepada Ruqayyah, putri Muhammad. Ketika Ruqayyah meninggal dunia karena sakit, Rasulullah menikahkan Utsman kepada putrinya yang lain, Ummu Kultsum r.a..

Selama hidupnya, Utsman bin Affan pernah menikah dengan 8 wanita. Berikut istri-istri Utsman ibn Affan beserta keturunannya.

  1. Ruqayyah binti Rasulullah yang memberinya Acdullah, tetapi meninggal dunia saat berumur 6 tahun.
  2.  Ummu Kultsum binti Rasulullah, yang tidak memberinya keturunan.
  3. Fakhitah binti Ghazwan, yang melahirkan untuknya Abdullah, tetapi ia meninggal juga saat masih kecil.
  4. Ummu Amr binti Jundub, yang memberinya beberapa anak, yaitu Amr, Khalid, Abban, Umar, dan Maryam.
  5. Fathimah binti al-Walid al-Makhzumiyyah, yang memberinya 3 orang anak, yaitu Said, al-Walid, dan Ummu Said.
  6.  Ummu al-Banin binti Uyaynah ibn Hishn al-Fazariyyah, yang memberinya Adul Malik, namun ia meninggal dunia di usia dini.
  7. Ramlan binti Syaybah ibn Rabiah, yang memberinya Aisyah, Ummu Ibban, dan Ummu Amr.
  8.  Nailah binti al-Farafashah, yang kemudian melahirkan Maryam yunior.
 Ketika wafat, Utsman bin Affan meninggalkan 3 orang istri, yaitu Ummu al-Banin, Fakhitah, dan Nailah. Ketiga anaknya yang meninggal ketika masih kecil adalah Abdullah, Abdullah Tsani, dan Abdul Malik. Sedangkan yang lain tetap hidup.
 Hal-hal yang menarik :
Salah satu prestasi terbaik Utsman bin Affan adalah menyatukangaya bacaan( Qira’ah) Al-Quran semua umat islam. Yang menyusun mushaf Al-Quran sesuai dengan bacaan yang didaraskan Jibril kepada Rasulullah di akhir hayatnya.
 Istimewa :
Penuturan Utsman bin Affan tentang keadaan dirinya, sepuluh kebaikan tersimpan di sisi Tuhanku: aku adalah khalifah ketiga dalam Islam; aku menyiapkan jays al-‘usrah (pasukan dalam keadaan suli); aku menghimpun Al-Quran di masa Rasulullah; aku dipercaya Rasulullah untuk menikah dengan salah seorang putrinya, Ruqayyah. Ketika Ruqayyah meninggal, aku dinikahkan lagi dengan putrinya yang lain, Ummu Kultsum; aku tidak menumpuk harta; aku tidak berdusta; tak pernah kesentuh kemaluanku dengan tangan kana sejak aku berbaiat kepada Rasulullah; setiap hari Jumst kubebaskan seorang budak hingga ketika aku tak memiliki lagi budak, aku membeli budak untuk dibebaskan; dan aku tidak berzina, baik di masa Jahiliah maupun setelah Islam.Selain itu, salah satu sifat dan keistimewaan Utsman yang paling dikenal adalah kedermawanannya. Dibandingkan dengan para sahabat Rasulullah lainnya, Utsman ibn Affan termasuk sahabat yang paling berharta. Kendati demikian, kekayaan tak pernah membuatnya menyimpang dari agama Allah. Tetap saja yang menjadi perhatian utamanya adalah kepentingan Allah dan Rasul-nya.

Hal yang patut diteladani :

Walaupun termasuk sahabat Rasulullah yang paling berharta kekayaan tidak pernah membuatnya menyimpang dari agama Allah & ia merupakan orang yang sangat dermawan. Ia tak pernah bosan berjuang demi Islam, mempertahankan nyawa & hartanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s