Pemimpin : Tujuan adanya aku itu apa?


Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh J

Hallo Readers. Sekarang saya mau posting tentang hasil riset saya yang berjudul “Bagaimanakah seorang pemimpin yang baik dan benar itu?”.

Dewasa ini, berbagai karakter manusia berlomba-lomba menjadi pemimpin suatu golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/dan lainnya. Pada dasarnya, pemimpin yang dibutuhkan ialah sosok pemimpin yang bisa membawa mereka menjadi suatu masyarakat yang lebih baik. Maka dari itu, dalam pemutusan suatu perkara harus adil dan bijaksana, serta jangan sekali-kali mengikuti hawa nafsu. Berikut saya akan mengupas beberapa hal tentang pemimpin.

Tujuan Adanya Pemimpin sebagai berikut

  • Memimpin suatu golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/dan lainnya menjadi masyarakat yang lebih  sejahtera, bersatu, saling menolong, saling menghargai, dan intinya menuju kebenaran dan kebaikan yang sesuai dengan Islam.

“Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. 32:24)

  • Sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah), bagaimana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai, melaksanakan dan melaporkan hasilnya), dan dimana (tempat mengerjakan perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif dan tepat sesuai dengan syari’at Islam.
  • Memutuskan suatu perkara dengan adil yang digunakan dengan jalan musyawarah dan mengahasilkan keputusan yang baik dan tepat sesuai ajaran Islam.

“Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (QS. 38:26)

  • Mengusahakan kepuasan, baik bagi pemeliharaan dan pengembangan kelompok untuk kelangsungan hidupnya. Seperti :
  1. Bersikap ramah, hangat dan tanggap terhadap orang lain, mau dan dapat memujiorang lain atau idenya, serta dapat menerima dan menyetujui sumbangan fikiran orang lain.
  2. Mengusahakan kepada kelompok, mengusahakan setiap anggota berbicara dengan waktu yang dibatasi, sehingga anggota kelompok lain berkesempatan untuk mendengar.
  3. Menentukan penggunaan standar dalam pemilihan isi, prosedur dan penilaian keputusan serta mengingatkan kelompok untuk meniadakan keputusann yang bertentangan dengan pedoman kelompok.
  4. Mengikuti keputusan kelompok, menerima ide orang lain, bersikap sebagai pengikut/pendengar sewaktu kelompok sedang berdiskusi dan mengambil keputusan.
  5. Menyelesaikan perbedaan-perbedaan pendapat dan bertindak sebagai penengah untuk mengkompirmasikan pemecahan masalah.
  • Memberikan penjelasan dengan contoh – contoh yang lebih dapat mengembangkan pengertian.
  • Mencari informasi, antara lain mencari klasifikasi terhadap usul – usul atau saran serta mencari tambahan informasi yang diperlukan.
  • Membangkitkan semangat dan partisipasi suatu golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/dan lainnya baik dalam melakukan kegiatan, perintah, musyawarah, dan hal lain yang dijalankan semasa hidup.
  • Mempengaruhi suatu golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/lainnya untuk bekerja keras, memiliki semangat tinggi, dan memotivasi tinggi.
  • Mengendalikan aktifitas golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/lainnya secara terarah dan terkoordinasi dengan efektif.
  • Mengawasi kegiatan golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/lainnya yang ia pimpin maupun keadaan sekitar. Dengan adanya pengawasan maka hambatan – hambatan dapat segera diketemukan, untuk dipecahkan sehingga semua kegiatan kembali berlangsung.
  • Membawa suatu golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/lainnya yang ia pimpin untuk mampu mendorong apa yang akan terjadi serta selalu waspada terhadap kemungkinan. Hal ini memberikan jaminan bahwa jalannya proses pekerjaan ke arah yang dituju akan dapat berlangusng terus menerus tanpa mengalami hambatan dan penyimpangan yang merugikan.
  • Merencanakan  segala hal yang dapat membawa kepada Ma’ruf dan menjauhkan yang Munkar.
  • Memberi pengertian kemampuan kepada golongan/organisasi/bangsa/Negara/kaum/lainnya yang ia pimpin, sekaligus mengarahkan seluruh potensi. Baik fisik maupun akal, sehingga semua orang dapat menempatkan kemampuan yang ada pada tempat yang selayaknya.

Contoh: Apakah kemampuan seekor Unta? Tubuhnya yang besar dan kekar dapat membawa barang yang berkali-kali lipat lebih berat dari tubuhnya, Punuknya berfungsi untuk menyimpan air bahkan lebih dari 30 liter air. Bulu matanya yang panjang berguna untuk melindungi ia  dari badai pasir. Tapak kakinya didesain sedemikian rupa untuk berjalan di tempat yang sangat panas, dan masih banyak lagi. Namun apabila Unta berada di kebun binatang, potensi apa yang dapat ia keluarkan? Unta tersebut hanya jadi tontonan para pengunjung. Tak bisa menunjukkan potensinya.

  • Memimpin musyawarah yang tak berpihak pada siapapun dan berpegang teguh pada hukum Islam. Karena apabila dalam suatu pemutusan tiada pemimpin yang netral dan tak berpegang teguh pada sumber hukum yang kuat, maka akan tejadi perpecahan. Sudah banyak perpeecahan yang terjadi karena tiada pemimpin yang netral ataupun tak berpegang teguh pada hukum yang tepat dan kuat.

“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. 3:159)

  • Memandang kearah yang lebih jauh, terbatas pada kejadian-kejadian langsung, yang kemudian merancang strategi yang matang.
  • Mendirikan sebuah pemerintahan dan merumuskan peraturan-peraturan yang tepat yang sesuai dengan syari’at Islam.
  • Sebagai pemberi arahan kepada yang ia pimpin, baik sebagai penerapan pendidikan, pengatur dan pembimbing mereka.

(ZS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s