Lebih Ramping Dengan Bersepeda


Mengayuh sepeda statis yang dilengkapi pengukur kalori dan pengatur tingkat kesulitan, memang mebuat Anda lebih gampang mengukur latihan. Tetapi bersepeda di jalan sedang trend. Tertarik mengikuti? Boleh saja. Bahkan bisa dijadikan sebagai program menurunkan berat badan. Apalagi menurut Dr. Michael Triangto, SpKO, dari klinik SLIM + HEALTH Sportstheraphy, bersepeda termasuk olahraga yang aman bagi orang kelebihan bobot yang ingin mengurangi angka timbangannya. Ini karena bersepeda tidak membebani lutut. Namun, tetap ada yang perlu diperhatikan agar tujuan Anda tercapai tanpa cedera.

         

TEPAT PILIH SEPEDA

          Yang perlu dipertimbang pertama kali adalah sepeda Anda. Menurut Dr. Michael, sepeda gunung (mountain bike)  lebih menguntungkan bagi orang berbadan besar karena lebih kuat, kokoh, dan seimbang dibanding sepeda jalan raya (road bike).

          Sebelum beli, coba dulu. Rangka sepeda harus sesuai postur Anda, agar jarak antara stang dan sadel tak terlalu jauh. ”Hindari bersepeda dengan posisi terlalu membungkuk karena akan membebani pinggang. Padahal orang yang kelebihan berat badan biasanya rentan sakit pinggang. Perhatikan juga jaak antara pinggang dan pedal. Atur tinggi sadel sehingga saat kayuhan kaki mencapai titik terendah, posisi lutut hampir lurus.”

          Kendala lain, sadel sepeda yang kecil memang tak dapat menopang seluruh bokong sehingga Anda tak dapat bersepeda terlalu lama. Namun, jangan jadikan ini sebagai masalah. Justru Anda dapat sesekali beristirahat; hal yang dianjurkan oleh Dr. Michael. Kenakan sepatu apa saja asal cukup nyaman dan tidak terlalu kaku. Nantinya kalau sudah lebih serius, bisa pertimbangkan untuk memakai sepatu khusus bersepeda.

 

SANTAI BERTARGET

Siap jadi langsing dengan sepeda? Kenali strateginya. Untuk menurunkan berat badan tak berarti harus menggenjot sepeda di jalan menanjak atau mengayuh secepat-cepatnya.”Hal ini hanya akan membuat Anda semakin lapar sesudahnya. Akibatnya, akan makin sulit mengendalikan pola makan.”

          Lebih baik pada tahap awal lakukan yang benar-benar aerobik. Prinsip aerobik adalah beban ringan, berulang-ulang, terus-menerus dalam waktu yang panjang. Jadi, kayuhlah dalam kecepatan sedang dan konstan, bukan cepat tapi singkat. ”Target latihan bersepeda adalah denyut jantung mencapai zona latihan.”

          Coba latihan ini. Kayuh 10 menit, lalu istirahat sejenak, maksimal 5 menit, ulangi pola ini, hingga minimal 30 menit. Tak ada batas batas maksimal, yang penting tak berlebihan; kekuatan Anda patokannya.

          Saat istirahat, lakukan peregangan tubuh dan putar pergelangan tangan untuk melancarkan peredaran darah. Agar optimal, lakukan latihan 3 kali seminggu. Dan agar tetap berada dalam area aerobik, bersepedalh di jalan rata. Jika sepeda Anda ber-gigi, atur tanpa beban.

          Hindari bersepeda sambil berdiri karena dapat mencederai lutut. Setelah beberapa waktu, latihan Anda harus ditinjau ulang. ”Bila tidak, berat tubuh tidak akan turun lagi. Coba tambah jarak atau waktu sebanyak 5-10 menit setelah sebulan.”

 

BAGAIMANA DENGAN FIXIE?

Sepeda Fixie yang berbentuk lebih sederhana lebih praktis digunakan untuk setiap hari namun tetap mamiliki manfaat yang sama dengan bersepeda dengan sepeda lainnya. Selain bisa menyegarkan mata keliling kota, juga menyehatkan badanmu. Bayangkan saja, berapa lemak yang bisa kamu bakar tiap kamu bersepeda. Asumsikan aja, kita tiap hari meluangkan 30 menit waktu kamu berfixie, maka lemak dalam tubuhmu akan berkurang drastis. Selain kamu bisa membakar lemak kamu juga bisa meningkatkan kerja jantung, paru-paru terisi banyak oksigen dan otot-otot kita pun menjadi terlatih.

Dengan bersepeda kamu setidaknya telah berinvestasi yang murah untuk kesehatanmu sendiri. Selain itu, banyak orang-orang sekarang yang disibukkan dengan berbagai macam kegiatan mereka. Sehingga lupa berolahraga. Mereka hanya berdiam diri di depan komputer baik di perkantoran-perkantoran maupun di kampus-kampus.

Ditambah lagi, kita sekarang dalam serbuan makanan cepat saji yang kadar gizinya dipertanyakan dan kita tiap hari mengkonsumsinya. Kalo kita mengikuti pola tersebut tanpa berolahraga, maka tubuh kita akan bisa menjadi sarang penyakit, semisal jantung, kolesterol maupun stroke. Dengan bersepeda berarti kita juga menjaga keawetan organ tubuh kita. Luangkan waktumu setiap hari bersepeda. Terserah berapa lama waktu yang kamu habiskan. Semakin rutin kamu bersepeda, niscaya tubuh kamu akan sehat dan terhindar dari berbagai penyakit berat. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan pasokan oksigen dalam tubuhmu dan otakmu yang otomatis membangkitkan mood kamu sehingga ide-ide kreatif akan bermunculan dalam benakmu.Manfaat lain juga badanmu akan terjaga bentuk indahnya. Tidak cepat jadi gemuk dan berlemak tapi tetap keliatan bagus, karena otot-otot kaki, paha, pinggang, tangan, dan perut akan terjaga kelenturannya.

Satu hal lagi dengan bersepeda, kita bisa menghambat pemanasan global. Tanpa polusi di jalan, tidak akan ada global warming. Selamat bersepeda.

4 thoughts on “Lebih Ramping Dengan Bersepeda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s