Jadikan Rumah Lebih Sehat


Rumah Anda seharusnya merupakan tempat berlindung: suatu tempat dimana anak-anak akan terlindungi dari bahaya. Kendati demikian, menurut Safe Kids Wordwide—organisasi nonprofit yang mengabdikan diri untuk mencegah kecelakaan yang tidak disengaja, lebih dari 3 juta anak terluka di rumahnya setiap tahun. Anak-anak kecil bisa menghabiskan 90 persen waktu mereka di dalam rumah, jadi lingkungan rumah yang sehat merupakan hal yang sangat penting—tetapi juga banyak bahaya yang tidak jelas. Para ahli mengatakan, beberapa hal di bawah ini adalah langkah pencegahan penting yang bisa dilakukan.

Waspada Akan Luka Bakar Terseduh
Anda mungkin tahu bahwa si kecil dapat tenggelam di bak mandi, tapi dia juga bisa dengan mudah mengalami luka bakar terseduh serius. “Air panas dapat membakar kulit seperti halnya api,” kata Meri-K Appy, presiden Home Safety Council. Seorang bayi atau batita yang terpapar air 60°C dapat terbakar dalam waktu kurang dari 5 detik—jadi pastikan pemanas air Anda dipasang pada suhu 49°c, dan selalu cek dulu temperatur air sebelum memasukkan anak ke dalam bak mandi.

Berhati-hati dengan Jendela
Setiap tahun, lebih dari 4.000 anak berakhir di unit gawat darurat setelah terjungkal dari jendela. Memasang pelindung jendela (barisan jeruji lebar satu sama lainnya yang tidak lebih dari 10 cm dan terpasang dengan aman di sisi bingkai jendela tapi dapat dilepas dengan cepat oleh orang dewasa jika terjadi kebakaran) atau penahan jendela (yang mencegah jendela terbuka lebih dari 10 cm) pada jendela di tingkat atas merupakan hal penting. Bayi dan batita dapat tersangkut tali tirai, jadi letakkan tempat tidur bayi dan furnitur lainnya jauh dari jendela. Yang terbaik adalah menggunakan penutup jendela tanpa tali di dalam kamar anak, tapi jika Anda tidak bisa menemukannya, kunjungi windowcovering.ore untuk meminta peralatan retrofit gratis yang membuat tirai bertali dan penutup cahaya lebih aman.

Mencegah Kemungkinan Jatuh Lainnya
Benda-benda ini menjadi penyebab utama kecelakaan tidak terduga pada anak usia 14 tahun ke bawah, tapi risiko anak Anda terluka karena jatuh—dari tangga atau furnitur, misalnya—menjadi berlipat ganda begitu dia sudah bisa berjalan. “Batita masih mencoba menguasai cara berjalan, dan mereka seringkali kehilangan keseimbangan,” ujar Debra Smiley Holtzman, penulis The Safe Baby. Pasanglah pagar bayi yang bisa dibongkar pasang di ujung atas dan bawah tangga, dan bantal pada ujung dan sisi meja, serta dasar perapian dengan bantalan busa untuk melindungi kepala anak dari risiko terbentur jika dia tersandung.

Berhati-hati Merenovasi
Jika rumah Anda dibangun sebelum tahun 1978, kemungkinan terdapat timah di bawah permukaan cat lapisan atas pada dinding dan jendela, seperti juga pada pernis lantai tua. Saat debu timah bercampur selama renovasi (atau saat cat mulai mengelupas), partikel racun membuat anak berisiko terancam perkembangan dan memiliki masalah belajar. Jadi penting untuk menyewa kontraktor yang bersertifikasi dalam memindahkan barang-barang mengandung timah. Carilah kontraktor atau inspektur untuk mengukur kadar timah pada rumah atau air Anda. Menurut Environmental Protection Agency (EPA), pengecekan rumah atas cat timah tidak selalu akurat.

Tes untuk Radon
Diperkirakan satu dari 15 rumah (termasuk apartemen) memiliki kadar radium tinggi, gas radioaktif yang dilepaskan saat uranium secara alami terurai di tanah, batu, dan air.  Radium  dipercaya menjadi penyebab utama karena Anda tidak bisa melihat atau menciumnya, Anda tidak akan tahu jika terpapar  radium  tanpa melakukan pengujian. Untungnya, alat tes tidak mahal yang tersedia di toko bangunan bisa diandalkan pada kasus ini. Biarkan selama seperti yang disarankan petunjuk penggunaannya, lalu segera kembalikan untuk dianalisis. EPA mempertimbangkan pengartian 4 picocuri per liter udara (pCi/L) atau lebih untuk termasuk tidak aman. Jika kadarnya tinggi, Anda akan memerlukan kontraktor peringanan radium yang telah memiliki sertifikat untuk memasang sistem saluran pila untuk meluapkan gas keluar dari bawah rumah. EPA bahkan merekomendasikan Anda melakukan langkah ini pada epa.gv/iaq/whereyoulive.html. Jika membangun rumah baru, pastikan kontraktor Anda menggunakan konstruksi teknik antiradium, dan mintalah tes  radium  sebagai bagian pemeriksaan saat membeli rumah. Jika hasil tes negatif, kembali lakukan tes setiap dua tahun atau setelah renovasi, ujar Elizabeth Blackburn, dari Office of Children’s Health Protection and Environment Education EPA.

Bersiap untuk Kebakaran
Anak-anak usia 5 tahun ke bawah memiliki kemungkinan 2 kali lipat tewas dalam kebakaran rumah daripada anak yang lebih besar atau orang dewasa, karena sulit bagi mereka untuk menyelamatkan diri sendiri. Penting sekali untuk memiliki alarm kebakaran di setiap lantai termasuk di ruang bawah tanah, seperti juga di luar dan di dalam setiap kamar tidur. Ingatlah untuk memeriksa alarm tersebut setiap bulan. Anda juga harus memiliki pemadam api multiguna di setiap 600 meter persegi ruang. Saat menggunakan pemadam api, ingatlah PASS: Tarik katupnya (Pull). Tujukan pada dasar api (Aim). Tekan gagangnya (Press). Semprotkan dari satu sisi ke sisi lain pada dasar api sampai padam (Sweep).

Awasi Karbon Monoksida
Kadar rendah sampai sedang pada gas yang tidak berbau dan tidak berwarna ini dapat menyebabkan gejala yang serupa dengan flu (tanpa demam). Namun seiring kadar meningkat, efek racun dari karbon monoksida (CO) bisa mematikan, terutama bagi anak-anak, karena gas mencegah oksigen sampai ke jantung dan otak. “Jika Anda tidak memiliki alarm karbon monoksida di luar kamar tidur dan area tidur lainnya, Anda mungkin tidak tahu keluarga Anda sedang keracunan sampai akhirnya semua terlambat,” Blackburn memperingatkan. Karbon monoksida diproduksi dari pembakaran tidak sempurna bahan bakar, termasuk batubara, kayu, arang, minyak, minyak tanah, propana, dan gas alam. Cara terpenting mencegah keracunan karbon monoksida adalah memastikan perlengkapan rumah tangga yang menggunakan bahan bakar bekerja dengan baik, kata Blackburn. Cek sistem pemanas (cerobong dan saluran pembuangan asap) setiap tahun. Kendati demikian, CO juga bisa tercipta dari peralatan seperti generator portabel, mobil, pemotong rumput, dan alat penyemprot air yang menggunakan mesin pembakaran internal. Nyatanya, setelah angin ribut Ike tahun lalu di Amerika, 15 anak berbeda menderita keracunan karbon monoksida (dan satu orang tewas) karena mereka menggunakan generator elektrik bertenaga gas agar bisa mereka bisa bermain permainan video.

Mengatasi Serangga dengan Aman
Tikus, kecoa, semut, dan serangga lainnya memang mengganggu, tapi juga umumnya tidak menjadi ancaman kesehatan besar seperti racun yang memusnahkan mereka. “Pestisida mengkontaminasi udara yang dihirup anak dan lantai tempat dia bermain, serta meningkatkan risiko mengalami masalah saraf dan kanker,” tutur penasihat Parents Philip Landrigan, MD, direktur Mount Sinai School of Medicine dari Children’s Enviromental Health Center, New York. Malahan, dia menyarankan untuk menyegel setiap celah di lantai dan dinding, sela-sela pintu dan jendela, serta menjaga dapur tetap bersih dan bebas remah-remah makanan. Jika Anda harus menggunakan pestisida, belilah sesedikit mungkin yang dibutuhkan, dan pilih jel atau umpan daripada semprotan.


Hindari Alergen dan Bahan Pengotor

Sedikit demi sedikit, anak-anak menghirup lebih banyak udara daripada orang dewasa, sehingga mereka terutama rentan akan efek polutan lingkungan di dalam rumah. Jangan pernah membiarkan seseorang merokok di dalam rumah, jagalah tingkat kelembapan pada minimum dengan menggunakan kipas pembuang uap di dalam dapur dan kamar mandi, serta alat penghilang lembab di ruang bawah tanah Anda untuk mencegah pertumbuhan jamur. Singkirkan karpet dan furnitur yang rusak karena air dengan segera, buka pintu dan jendela saat membersihkan, mengecat, atau menggelar karpet baru, serta gantilah penyaring furnitur seperti yang disarankan.


Simpan Baik-baik Produk Beracun
Ini berarti tidak hanya pembersih, obat-obatan, dan kosmetik berbahan tajam seperti penghapus kuteks, tapi juga parfum, minyak untuk mandi, pencuci mulut, aftershave, dan vitamin. Lebih dari 1 juta anak keracunan karena menelan produk rumah tangga umum setiap tahunnya. Catatlah nomor 021-4259945 milik Sentra Informasi Keracunan (SIKer Nas BADAN POM RI), Jakarta, di samping telepon di rumah Anda.

(Sumber : Parents Indonesia)

One thought on “Jadikan Rumah Lebih Sehat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s