Renungan : Di Mana Bahagia Berada


Konon, ada seorang petani yang hidupnya miskin. Karena tidak tahan akan penderitaannya, ia memutuskan untuk mencari emas. Seluruh pelosok dunia telah ia jelajahi untuk mencarindambaan hidupnya itu, tetapi hasilnya sia-sia belaka. Akhirnya ia putus asa dan memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan menjadi petani lagi.

Suatu hari sewaktu ia sedang mencangkul di halaman belakang rumahnya, tiba-tiba paculnya menyentuh suatu gundukan tanah yang keras. Setelah dibongkar, tanpa disangka-sangka ternyata gundukan itu adalah bongkahan emas yang besar sekali!. Sang petani tidak menyangkanya sama sekali. Setelah selama ini ia bepetualang ke seluruh dunia, ternyata emas yang ia cari-cari ada di halam belakang rumahnya sendiri!.

“Sebenarnya kebahagiaan tidak usah dicari-cari. Kebahagiaan yang sejati ada i dalam hati.”

Semua yang kita miliki di dunia ini sifatnya sementara. Semua yang kita anggap bisa memberikan kebahagiaan seperti harta, kesehatan, isteri canti, dan sebagainya, semua hanya memiliki nilai sementara saja. Kita hanya bisa menikmati kebahagiaan tersebut sebentar saja, paling lama sepanjang hidup kita.

Siapa yang tidak mau mendapatkan bahagia? Setiap orang jika ditawari kebahagiaan pastilah tidak akan berpikir dua kali. Tetapi sayangnya, kebahagiaan itu tidak mudah didapat. Untuk mendapatkan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat tidak bisa diraih dengan mudah, bahkan jalan menuju ke sana penuh dengan bebatuan dan rintangan.

Jadi Bersabarlah Dalam Menunggu Ridha Allah🙂

(sumber : Ya Allah, Tolong Aku)

2 thoughts on “Renungan : Di Mana Bahagia Berada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s