Little Real Life Story


Disuatu kota kecil, terdapat seorang gadis kecil yang bernama May. May adalah seorang gadis kecil yang penuh berimajinasi. Dia bahkan bisa membayangkan segala hal (bahkan hal yang sangat memilukan). May lahir pada tanggal 10.03 – 1995.
Sejak lahir, banyak kejadian aneh yang dialami May.
Saat berumur 2 bulan, dia pernah terjatuh (kiranya 4 meter dari kasurnya) dan tiba-tiba berada dibelakang pintu tanpa suara tangis. Saat berumur 2 tahun, May mengalami sesak nafas, dengan kondisi tubuh yang sangat lemah. Lalu saat  berumur 10 tahun, ia didiagnosa terkena magh kronis (Saat masuk rumah sakit 1#). Semenjak itu, hidupnya rentan. Dia selalu berada dalam kondisi lemah.
Namun, May mampu menyembunyikan itu. Semua sakit yang ia derita, tak seorang pun yang mengetahuinya. Dia selalu tersenyum dan aktif dalam keadaan apapun (bahkan saat ia sedang sakit). Jika penyakitnya kambuh, ia tak akan mengatakannya pada siapapun, kecuali jika sudah parah (itu juga karena orang lain yang menemukannya dalam keadaan tak berdaya). May menghafal semua obat yang harus ia konsumsi saat panyakit tertentu menyerangnya.
Kini May tumbuh menjadi gadis cantik. May tumbuh dengan hati yang rapuh namun memiliki mental yang kuat. Dia sangat sensitif terhadap orang-orang disekitarnya, namun ia menyembunyikannya. Dia tetap dapat tersenyum ketika masalah yang sangat berat menimpanya (masalah itu adalah beban pikiran). Dia hanya mencurahkannya kepada tuhan, bertawakal, berdoa, dan mberusaha menyelesaikan semuanya sendiri.
May adalah gadis pengkhayal, ia selalu dapat berimajinasi dimanapun dan kapanpun.Baginya, imajinasi dapat menyegarkan otaknya. May dapat digolongkan sebagai anak yang memiliki imajinasi tingkat tinggi. Tetapi, dia tak pernah menceritakan apa yang ia bayangkan kepada siapapun.
Ketika May menginjak umur 14 tahun, datanglah seorang pangeran muda yang bernama Faridh. Dia adalah sosok idaman para wanita dikota kecil tempat May tinggal. Dia memiliki tubuh yang tinggi, tatap mata yang tajam, suara yang meghanyutkan para gadis, dan memiliki sosok penampilan yang gagah. Sayangnya, May tidak merasa begitu.
Awal May bertemu dengan pangeran Faridh ialah saat mereka masuk ke jenjang SHS. Untuk kurun waktu sekitar 2 – 3 bulan, May hanya melihat sepintas diri Faridh setiap harinya. Pertama mereka berbicara adalah saat ada sebuah musyawarah. Sayangnya, mereka berkomunikasi dalam sikon yang tidak baik. Dan muncul lah kesan pertama May terhadap Faridh. Kesan pertama May adalah “Aku sebel banget sama ini orang, judes banget ih muka dan cara bicaranya” gerutu May dalam hatinya. Entah apa kesan pertama Faridh pada May saat itu.
Semenjak itu, May sangat kesal terhadap Faridh. Bahkan saat melihat wajahnya sudah dapat membuat May kesal. May dan Faridh tak pernah bicara selain pertengkaran. Hal itu berlangsung sekitar 5 bulan.
Lambat laun, seiring waktu berjalan, takdir pun mulai melangkah jauh. Takdir melakukan sedikit permainan yang melibatkan perasaan May dan Faridh. Mereka dipertemukan di sebuah pelatihan kedisiplinan. Acara tersebut tidaklah terlalu berpengaruh pada kisah hidup May. Namun, yang terjadi di akhir acara itu, mengubah seluruh jalur kisah hidup May.
Pada akhir acara tersebut, pertama kali Faridh membuat May tersenyum dan tertawa. Kau tahu apa yang ia lakukan ?. Dia sedang pamer kesispekkan akan tubuhnya saat itu. Hal tersebutlah yang membuat May tertawa. May pun mulai bersenda gurau bersama Faridh saat itu. Semenjak saat itulah, pintu hati May terbuka (setelah tertutup karena ditinggal mati oleh orang yang sangat ia sayangi). May pun tidaklah sekalipun pernah membenci faridh hingga kini. Sayangnya, May tidaklah menyadari bahwa ia telah jatuh hati kepada Faridh. May adalah tipikal gadis yang tak mudah jatuh hati dan mengakui perasaannya.
Hingga pada saat tiba, perasaan May meledak. Perasaan yang ditanam dengan bibit cinta oleh May yang ditumbuhkan oleh Faridh. Perasaan yang mati kini kembali hidup, menggerogoti hati May. Perasaan yang sudah meluap dan meminta untuk segera dibebaskan.
May tetap tak mau menerima perasaan itu. Tetapi, sekali lagi takdir memainkan trik licik untuk membuat May menyerah dan pasrah. May dan Faridh lebih sering bertemu dan berkomunikasi. Hingga May tak sanggup lagi mengingkari perasaanya, ia pun mengakui dan menerima bahwa ia telah jatuh hati kepada Faridh. Saat itu, May merasa otak dan hatinya telah dipermainkan oleh takdir. ia merasa, “Bagaimana perasaan ini bisa ada jika aku tidak mungkin bisa bersamanya ?”. itulah teka – teki yang dibuat hati May.
May putus asa karena tak bisa menemukan jawabannya. Maka dari itu, May berusaha keras melupakan atau bahkan menghilangkan perasaannya terhadap Faridh. May mencoba segala cara. 1# Menghindari Faridh, 2# Berusaha menyukai orang, 3# Melupakannya.
Tetapi, May tak bisa. Cara – cara itu hanya membuat goresan di hati May semakin banyak dan dalam. “Rasanya sakit dan perih, tetapi aku menikmati rasa ini. Setiap sakit yang kurasakan, memberikan kebahagian tersendiri. kebahagian bahwa aku telah diberi anugerah untuk dapat mencintai seseorang” kata May. Untuk masalah cinta dan kasih sayang, May adalah tipikal gadis yang gila akan perasaan ini. Tak mudah baginya untuk merasakan perasaan ini. Namun saat dia merasakannya, tak mudah untuknya melepas begitu saja.
May pun lelah dan pasrah jika harus menyembunyikan perasaannya itu lebih lama lagi. Dia membiarkan perasaannya tumbuh semakin besar dan dalam. Tiap malam, bayang – bayang faridh menghantui dan memenuhi pikirannya. Senyum, suara, sentuhan, lelucon, hingga wajah faridh memenuhi imajinasi May. Seringkali ia tertawa bahkan menangis jika mengingat faridh dan kenangannya. Yang membuat May takut ialah apa yang faridh rasakan terhadap May. May takut, Faridh tidak mencintainya.
Ternyata May salah, Faridh merasakan hal yang sama terhadap May. Namun May belum mengetaui perasaan Faridh yang sesungguhnya.
May pun sudah mempersiapkan mental karena tak kuasa menahan perasaannya, ia pun dengan harap-harap cemas, bertanya kepada faridh.
May :”Faridh”
Faridh :”Ya, kenapa say?(tak tau sejak kapan ia memanggil May dengan sebutan itu)
May :”Kau anggap aku ini siapa?”
Faridh :”Maksud kamu apa ?”
May :”Aku rasa aku bukan seseorang yang penting untuk kamu”
Faridh :”Kau Salah”
May :”lalu, siapa?”
Faridh :”Seharusnya kau tahu akan hal ini”
May :”Tapi, aku tidak tau”
Faridh :”Suatu saat kau pasti tau”
May :”Jawablah sekarang”
Faridh :”kamu adalah orang yang penting untukku”
May :”lalu, siapa aku?”
Faridh :”Kau adalah Serpihan Hatiku”

Seketika, May tak bisa bergerak ataupun mengucap kata. Dia tekejut dengan jawaban Faridh. Entah May harus menagis atau Bahagia saat itu. Itu adalah hal terindah yang Faridh ucapkan.

May :”Benarkah?. Kau adlah segalanya bagiku. Aku sangat menyayangimu. Aku tak mau kehilangan kamu.Apakah kau juga menyayangiku?”
Faridh :”Ya, Mengapa kau menyukaiku?”
May :”No Reason”
Faridh :”berarti kau tak serius”
May :”Sumpah, aku serius. Menyayangimu tanpa alasan akan membuat perasaanku bertahan lama karena tak akan ada yang hilang”
Faridh :”Sesuatu yang tanpa alasan akan mudah hilang. Aku jamin”
May :”Baiklah, alasannya hanya kamu. Lebih spesifik lagi adalah kamu mengerti aku. Kamu bisa baca isi hati aku. Jadi, kamulah yang membuat aku menyayangi kamu. Hanya kamu. Ini adalah perasaan yang siapapun tak dapat menebak. Apapun alasannya, aku sangat menyayangimu, sangat tulus, sangat dalam, dan aku akan mempertahankan perasaan ini. Bahkan jika kamu meninggalkan aku, aku akan tetap mempertahankan perasaan ini. Karena kamulah orang pertama yang membuat aku merasa seperti ini. Kamulah orang pertama yang benar-benar ingin aku pertahankan. aku tak mau kehilangan kamu.”

Hal yang sangat memilukan adalah May terjebak dalam perasaannya sendiri. Ketika beberapa hari kemudian dia mengetahui bahwa sang pangeran sudah memiliki seorang kekasih(sebenarnya May sudah mengetahui sejak lama, ia hanya lupa). Hati May pun pecah berkeping – keping. Kau Tau Apa Yang May Rasakan ?
#Bagaimana semua ini bisa terjadi padaku, aku tak ingin kehilangan Faridh, tetapi aku tidak mau menyakiti hati kekasih Faridh. Haruskah aku melakukan bunuh perasaanku sendiri ?. Merelakan perasaanku tercabik – cabik demi kebahagiaan Kekasih Faridh ?. Aku harus melakukan hal ini. Aku tak mau orang lain sedih karena aku. Semua ini demi Faridh, hanya faridh, tidak ada yang lain.#

Suatu hari May bertanya tentang kelanjutan hubungannya dengan Faridh. May memang sudah mengetahui semua resiko dari hubungannya dengan Faridh, hanya satu resiko yang ia pegang kukuh.[ “Salah satu dari aku dan dia(kekasih Faridh) harus tersakiti dan mengalah”. Aku lebih memilih untuk mempertahankan hubungan ini. Aku tau aku egois. Namun, seakan – akan pencerahan datang. Aku mengingat suatu perkataan “bahwa tuhan akan memberikan apa yang telah tuhan ambil dari kita”.
Mengingat hal itu, aku pun lebih memilih menjadi sahabat dari Faridh, biarlah Faridh selalu bersama denganku didalam lubuk hatiku ]

Kini May dan Faridh hanya bersahabat. Namun, May tetap setia dengan perasaannya. Itulah May, seseorang yang menjaga kukuh hati dan perasaanya

Hati seorang wanita adalah lautan yang terdalam. Tak ada seorang pun yang mengetahuinya. Semua wanita selalu melakukan hal – hal yang tidak mereka suka. Tetapi beginilah mereka diciptakan, para wanita yang lembut dengan mental baja.

—–To Be Continued———-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s